Tampilkan postingan dengan label gigi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label gigi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 13 Mei 2017

Astagfirullah, Petugas Medis Asik Selfie Ria Saat Pak Kades Sekarat dan Kehabisan Darah



Bukannya memprioritaskan untuk mengupayakan keselamatan pasien, para petugas medis ini malah sibuk untuk selfie dengan latar belakang korban yang tengah dalam perjuangan hidup dan mati.
Upaya sejumlah staf Puskesmas Blega, Kabupaten Bangkalan melakukan tindakan medis menyelamatkan nyawa Kepala Desa Karang Gayam, H Dofir (42) yang jadi korban pembacokan, tercoreng.
Ini setelah didapati, beberapa staf puskesmas malah asyik melakukan selfie alias swafoto, dengan latar belakang tubuh Dofir yang lagi terbaring sekarat dengan kondisi tubuh berlumuran darah.
Kontan saja, foto selfie yang diunggah di media sosial tersebut langsung menuai kritikan tajam dari netizen dan menjadi viral.
Bahkan, perilaku mereka juga mendapat teguran keras dari instansi terkait.

Kontan saja, foto selfie yang diunggah di media sosial tersebut langsung menuai kritikan tajam dari netizen dan menjadi viral.
Bahkan, perilaku mereka juga mendapat teguran keras dari instansi terkait.

Akun lainnya, Siti Arrahmah berkomentar singkat, "Ini krg ajar".
Sedangkan akun Badrus Syahid berkomentat, "Sebenarnya foto" kayak gitu gak boleh di sebar luaskan biar gak tambah memas keluarga korban..Klo seperti ini kan seperti memprofokator 2 belah pihak...
Ketua Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) Kabupaten Bangkalan Muhyi mengecam prilaku oknum staf Puskesmas Blega.
Menurutnya, hal itu tidak etis dan tidak sangat tidak profesional.

"Instansi ataupun pemerintah harus bertindak tegas atas kejadian itu. Sehingga kejadian serupa tidak kembali terulang di masa mendatang," tegasnya, kepada Surya, Jumat (12/5/2017).
Gambar tersebut merupakan hasil screenshots akun BlackBerry Messenger (BBM) ®eni hod®i dengan caption, anak" puskesmas malah pose haduhhh tak eddep (gagal paham).
"Saya tahunya dari medsos (media sosial) postingan Moh Iqbal Fatoni, Ketua DKR Kabupaten Sampang. Kami sudah koordinasi dengan instansi terkait agar mereka diberi sanksi setimpal," tandas Muhyi.

Pihak UPT Dinas Kesehatan Bangkalan di Puskesmas Blega juga mengaku telah melayangkan surat panggilan tertanggal 12 Mei 2017 terhadap perawat puskesmas, HT (33) untuk dimintai keterangan terkait pelanggaran etika.
HT juga mendapatkan surat teguran, karena telah melakukan tindakan melanggar etika sebagai profesi perawat.
Dalam surat pernyataan, HT mengaku menyesal dan memohon maaf atas foto selfie yang telah tersebar luas di masyarakat.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan Muzakki mengungkapkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Bangkalan, Ikatan Dokter Indonesia (IDI), dan Komisi Kode Etik atas kejadian tersebut.
"IDI langsung bergerak ke Blega hari ini. Semoga hasil pembinaan dan bimbingan berdampak positif. Sehingga kejadian serupa tidak terulang," ungkap Muzakki.
Ia membantah sejumlah keterangan di medsos yang menyebutkan, kegiatan selfie para staf puskesmas itu dilakukan ketika korban Kades H Dofir dalam kondisi sekarat.
"Itu tidak betul. Kondisi korban sudah tidak tertolong karena sudah kehabisan darah. Dua staf yang di belakang dalam foto itu, tengah menjahit luka korban," terangnya.
Muzakki menegaskan, sosok pria di posisi depan dalam foto selfie itu bukanlah staf ataupun petugas medis Puskesmas Blega.
Pria tersebut disebutnya, memang pernah magang namun akhirnya diberhentikan.
"Pria itu dipecat karena perilakunya tidak bagus. Entah kok tiba - tiba ada di situ. Foto itu pakai kamera ponselnya," tegasnya.

Seperti diketahui, Kades Karang Gayam, Kecamatan Blega, Bangkalan H Dofir tewas usai Salat Duhur di musala kampungnya, akibat dibacok sejumlah orang, dimana salah satunya adalah seorang bocah.
Sekujur tubuhnya mengalami luka parah.
Ada luka robek di perut hingga usus terburai, luka sayat di dada kiri, luka robek di bagian muka hingga telinga, dan luka sayat di lengan kanan.
Korban dilarikan ke Puskesmas Blega. Usaha resusitasi (mengembalikan cairan yang hilang) oleh tim medis tak berhasil. Ia akhirnya meninggal di puskesmas setelah kehabisan darah.
Berselang enam jam kemudian, Polsek Blega menangkap Mohammad Mahdi Muzakki. Tertangkapnya pemuda berusia 17 tahun itu menguak motif pembunuhan terhadap Dofir.
"Sakit hati karena bapaknya kalah dalam pilkades. Motifnya sudah jelas," ungkap Kapolsek Blega AKP Hartanta. (Surya/Ahmad Faisol)

Jumat, 21 April 2017

Inilah Obat Pemutih Gigi Alami, yang Mampu Usir Plak Kuning di Gigi dalam Hitungan Menit !!

Gigi putih bersinar tentu membuat penampilan lebih menarik, sehat dan lebih muda. Banyak orang yang menghindari tersenyum di depan umum karena mereka memiliki gigi agak kuning dan kurang putih bersinar.


Gigi secara bertahap menjadi kuning karena faktor usia, faktor keturunan, kesehatan gigi yang buruk, atau mengkonsumsi teh, kopi, tembakau dan rokok secara berlebihan. Selain itu, antibiotik dosis tinggi, kondisi iklim, infeksi dan metabolisme yang tidak baik dapat berpengaruh pada warna gigi.

Banyak orang mencari pengobatan profesional untuk menghilangkan warna kuning pada gigi, tetapi perawatan tersebut memakan banyak waktu dan mahal. Jika Anda ingin menghilangkan gigi kuning, Anda dapat mencoba beberapa solusi alami. Ada banyak bahan dapur yang dapat Anda gunakan untuk mengembalikan senyum putih mutiara Anda.

Berikut Cara Memutihkan Gigi Kuning Secara Tradisional


Baking Soda


Baking soda adalah salah satu bahan terbaik yang dapat Anda gunakan untuk menghilangkan warna gigi kuning. Baking soda akan membantu menghilangkan plak dan membuat putih gigi seperti mutiara.

Caranya :

Campur seperempat sendok teh baking soda dengan sedikit pasta gigi. Sikat gigi dengan campuran baking soda tersebut dan bilas dengan air hangat. Lakukan cara ini sekali atau dua kali dalam seminggu.
Atau, Anda dapat menggabungkan baking soda dengan air lemon, cuka putih, atau hidrogen peroksida.
Atau, dapat membuat obat kumur pemutih dengan mencampur satu sendok makan baking soda dan satu setengah sendok teh hidrogen peroksida dengan satu cangkir air dingin. Bilas gigi dengan obat kumur dua atau tiga kali sehari.
Anda juga dapat menggosok gigi Anda dengan lembut selama minimal dua menit dengan baking soda yang sudah diencerkan. Lakukan cara ini dua kali dalam minggu pertama, dan kemudian setiap 15 hari sekali. Sangat penting untuk dicatat bahwa penggunaan lebih dari baking soda dapat  merusak enamel alami gigi.

Kulit Jeruk


Membersihkan gigi dengan kulit jeruk segar secara teratur akan mengurangi warna kuning pada gigi Anda.

Caranya :

Gosokkan kulit jeruk bagian dalam pada gigi Anda setiap malam sebelum tidur. Vitamin C dan kalsium dalam kulit jeruk akan memerangi mikroorganisme.
Lakukan cara ini selama beberapa minggu dan Anda akan melihat hasilnya yang efektif.

Jika kulit jeruk segar tidak tersedia, Anda dapat menggunakan bubuk kulit jeruk kering.

Stroberi


Stroberi mengandung sejumlah vitamin C, yang dapat membantu membuat gigi Anda lebih putih.

Caranya :

Giling

beberapa stroberi. Lalu gosokan pada gigi Anda dengan lembut. Jika dilakukan dua kali sehari selama beberapa minggu, warna kuning di gigi Anda akan hilang.


Hidrogen Peroksida


Efek pemutih ringan pada hidrogen peroksida dapat membantu membuat gigi kuning menjadi putih.

Caranya :

Bilas dan berkumur dengan obat kumur yang memiliki kandungan hidrogen peroksida. Pastikan untuk tidak menelan hidrogen peroksida.
Anda juga dapat membuat pasta dari baking soda dengan campuran hidrogen peroksida dan lalu gosokkan pada gigi dengan lembut. Kemudian, sikat gigi dengan pasta gigi biasa.

Gunakan hidrogen peroksida dengan ekstra hati-hati karena dapat menyebabkan iritasi pada gusi dan membuat gigi Anda sensitif.

Lemon


Kandungan pemutih dalam lemon juga dapat membantu menghilangkan warna kuning. Bahkan, berkumur dengan air lemon dan menggosok gigi dengan kulit lemon adalah salah satu cara terbaik untuk membuat gigi Anda putih.

Caranya :

Campur beberapa tetes air lemon dan garam.
Oleskan campuran tersebut pada gigi bernoda dan gosok dengan sikat gigi. Biarkan selama beberapa menit dan kemudian bilas mulut Anda dengan air.
Lakukan cara ini dua kali sehari selama sekitar dua minggu untuk menyingkirkan tartar dan warna kuning.

Garam


Garam adalah salah satu obat alami gigi yang telah digunakan selama berabad-abad. Garam dapat membantu mengisi kandungan mineral yang hilang di gigi dan membantu mengembalikan kembali warna putih pada gigi.

Caranya :

Anda dapat menggunakan garam secara teratur setiap pagi dengan menaburkan garam pada pasta gigi.
Atau, mencampur garam dengan baking soda dan dengan lembut gosokkan pada gigi Anda.

Hati-hatilah menggunakan garam karena dapat menyebabkan kerusakan pada gusi dan email gigi jika digunakan secara kasar.

Apel



Makan apel yang renyah dapat menggosok gigi seperti sikat gigi dan membuat mereka lebih putih.

Caranya :

Cobalah untuk makan satu atau dua apel setiap hari untuk menghilangkan noda kuning yang menumpuk pada gigi.
Kunyah secara menyeluruh hingga sifat asam apel dan daging kasar kaya seratnya mendapatkan waktu yang cukup untuk bekerja pada gigi Anda.

Anda juga bisa makan makanan renyah lainnya seperti wortel mentah, mentimun dan brokoli.